Kaki-kaki mobil adalah bagian yang bekerja paling berat setiap hari. Mulai dari menahan beban kendaraan, meredam guncangan, hingga menjaga stabilitas saat menikung. Jika tidak dirawat dengan baik, dampaknya terasa langsung: mobil bergetar, suspensi bunyi, setir tidak stabil, hingga ban aus tidak merata.
Kabar baiknya, kerusakan kaki-kaki bisa dicegah dengan perawatan sederhana.
Di artikel ini, kita bahas:
fungsi utama kaki-kaki mobil
kebiasaan yang bikin kaki-kaki cepat rusak
cara merawat kaki-kaki mobil agar awet
tanda-tanda kaki-kaki mulai bermasalah
Apa Saja Komponen Kaki-Kaki Mobil?
Istilah kaki-kaki mencakup beberapa bagian penting:
shockbreaker / peredam kejut
pegas / per
ball joint
tie rod
bushing
stabilizer
arm suspensi
bearing roda
velg dan ban
Semua komponen ini bekerja bersama menjaga kenyamanan dan kestabilan mobil.
Kebiasaan yang Membuat Kaki-Kaki Mobil Cepat Rusak
Beberapa kebiasaan yang terlihat sepele ternyata berbahaya:
sering menghantam lubang atau polisi tidur dengan cepat
membawa beban berlebihan
jarang spooring & balancing
ban tidak sesuai tekanan
jarang servis kaki-kaki
memodifikasi suspensi sembarangan
menerjang jalan rusak dengan kecepatan tinggi
Jika kebiasaan-kebiasaan ini dibiarkan, umur kaki-kaki akan jauh lebih pendek.
Cara Merawat Kaki-Kaki Mobil agar Tetap Awet
1. Jaga Tekanan Ban Sesuai Rekomendasi
Tekanan ban yang terlalu rendah atau tinggi membuat beban kaki-kaki tidak merata.
Cek tekanan ban minimal dua minggu sekali.
2. Hindari Menghantam Lubang dan Polisi Tidur
Kurangi kecepatan, terutama di jalan rusak. Selain merusak kaki-kaki, shockbreaker juga bisa bocor.
3. Lakukan Spooring & Balancing Secara Berkala
Umumnya setiap 10.000 km atau ketika:
setir terasa berat
mobil lari ke satu arah
ban aus tidak merata
Spooring membantu roda kembali sejajar sehingga beban suspensi lebih ringan.
4. Servis Berkala Bagian Suspensi
Saat servis, minta mekanik cek:
ball joint
tie rod
bushing
stabilizer link
Jika sudah retak atau longgar — segera ganti.
5. Gunakan Ban yang Sesuai
Velg terlalu besar atau ban terlalu tipis membuat suspensi bekerja ekstra keras.
Pilih ukuran sesuai rekomendasi pabrikan.
6. Jangan Bebani Mobil Melebihi Kapasitas
Beban berlebih membuat pegas, shockbreaker, dan bushing cepat aus.
7. Jaga Kebersihan Kolong Mobil
Kotoran dan lumpur bisa menempel pada komponen suspensi dan mempercepat karat.
Cuci kolong secara berkala, terutama setelah melewati jalan berlumpur.
Tanda-Tanda Kaki-Kaki Mobil Mulai Bermasalah
Kenali gejalanya sejak awal:
muncul bunyi “gluduk” atau berdecit saat jalan
mobil oleng saat kecepatan tinggi
setir bergetar
ban aus tidak merata
mobil terasa limbung saat menikung
mobil terasa tidak stabil saat rem mendadak
Jika tanda ini muncul, segera periksakan ke bengkel sebelum kerusakan merembet.
Tips Tambahan agar Kaki-Kaki Lebih Awet
✔ hindari parkir lama di medan tidak rata
✔ gunakan shockbreaker dan bushing original atau berkualitas baik
✔ lakukan rotasi ban berkala
✔ cek baut-baut bagian bawah sesekali
✔ isi tekanan ban sesuai beban
Perawatan kecil — pengaruhnya besar.
Kesimpulan
Merawat kaki-kaki mobil tidak sulit. Kuncinya adalah kebiasaan berkendara yang baik dan servis rutin.
Ringkasnya:
hindari jalan rusak dengan kecepatan tinggi
jaga tekanan ban
lakukan spooring & balancing
periksa suspensi secara berkala
Dengan perawatan tepat, kaki-kaki mobil lebih awet, berkendara pun lebih aman dan nyaman.
